Munas IKA PMII Memanas, Muncul Kuda Hitam

Cak Sayuri, figur lintas generasi yang dikenal memiliki jaringan kuat dari kalangan senior hingga milenial

DJALAPAKSINEWS, JAKARTA, Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) yang digelar di Hotel Sahid Jakarta, Jumat (21/2/2025) berlangsung semakin dinamis dan penuh ketegangan. Persaingan dalam pemilihan Ketua Umum semakin mengerucut pada beberapa nama besar seperti Nusron Wahid, Fatkhan Subkhi, dan Abdul Karding.

Namun, di tengah perdebatan sengit terkait mekanisme pemilihan—apakah menggunakan sistem Ketua Umum tunggal atau presidium—muncul sosok kuda hitam yang mulai diperhitungkan. Adalah Cak Sayuri, figur lintas generasi yang dikenal memiliki jaringan kuat dari kalangan senior hingga milenial. Ia disebut telah melakukan konsolidasi strategis dengan para pemilik suara, menjadikannya sebagai alternatif di tengah kebuntuan politik Munas.

Ketika ditemui awak media, Cak Sayuri mengakui bahwa peluangnya semakin terbuka seiring dengan dinamika yang terjadi.

“Butuh yang bisa mencairkan, bukan hanya suasana yang cair, melainkan juga lainnya,” ujarnya singkat namun penuh makna.

Saat ditanya terkait kesiapannya dicalonkan, Cak Sayuri menyatakan siap dengan catatan suara musti aklamasi mendukungnya.

“Saya siap maju, berjuang sampai akhir,” pungkasnya.

Dengan situasi yang masih cair dan negosiasi yang terus berlangsung, hasil Munas IKA PMII masih sangat dinamis. Harapan besar pun mengemuka agar forum ini mampu melahirkan kepemimpinan yang tidak hanya kuat, tetapi juga mampu merangkul seluruh elemen dalam tubuh organisasi. (Kontributor: Heru Sunarko)

Editor IT: Anas Nasikhin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contoh Menu Header Tetap